Eksplorasi Jawa Batik Gentongan

Batik Gentongan

Madura, Jawa Timur · Jawa
Batik Tulis Digunakan pada acara khusus Merah Tua, Hitam, Coklat, Biru Tua
Batik Gentongan
Batik Cap
Rp300,000 – Rp1,200,000
Batik Tulis
Rp3,000,000 – Rp12,000,000

Sejarah

Batik Gentongan adalah batik tradisional dari Tanjungbumi, Bangkalan, Madura. Nama "Gentongan" berasal dari "gentong" — tempayan besar yang digunakan sebagai wadah pencelupan kain dalam proses pewarnaan tradisional yang memerlukan waktu sangat lama.

Filosofi & Makna

Gentongan melambangkan kesabaran, ketekunan, dan hasil kerja keras yang bernilai tinggi. Proses pembuatannya yang panjang — bisa memakan waktu berbulan-bulan hingga bertahun-tahun — mencerminkan filosofi Madura bahwa sesuatu yang bernilai membutuhkan pengorbanan dan kesabaran.

Karakteristik Visual

Motif dengan corak alami dan warna yang kaya hasil fermentasi lama dalam gentong tanah liat. Ciri khas: warna merah mangrove yang kuat, motif flora abstrak, dan tekstur kain yang khas akibat proses pencelupan berulang.

Warna & Maknanya

WARNA DOMINAN

Merah Tua, Hitam, Coklat, Biru Tua

MAKNA WARNA

Merah tua dari tanaman mangrove melambangkan keteguhan dan semangat Madura; hitam melambangkan kedalaman dan kewibawaan; coklat melambangkan alam dan bumi tempat berpijak.

Cara Pembuatan

Proses sangat unik: kain dicelup dalam gentong tanah liat berisi campuran pewarna alam (mangrove, indigo, tingi) yang difermentasi selama berbulan-bulan. Setiap tahap pencelupan diselingi penjemuran dan pelorodan malam.

Penggunaan & Acara

KAPAN DIGUNAKAN

Kain berkualitas tinggi untuk upacara adat Madura, hadiah prestisius, koleksi seni tekstil.

COCOK UNTUK
Upacara Adat Madura Koleksi Seni Hadiah Prestisius

Tingkat Ketersediaan

Digunakan pada acara khusus

Referensi & Sumber

Kerlogue, F. (2004). Batik: Design, Style & History. London: Thames & Hudson; Pusat Penelitian Batik Balai Besar Kerajinan dan Batik Yogyakarta (2020).

Motif Lain dari Jawa